SINKRONISASI PENILAIAN ANGKA KREDIT GURU PENDIDIKAN DASAR TAHUN 2019

Guru adalah pendidik profesional yang mempunyai tugas, fungsi dan peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru yang profesional diharapkan mampu berpartisipasi dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan insan Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, unggul dala ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki jiwa estetis, etis, berbudi pekerti luhur, dan berkepribadian. Tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa masa depan masyarakat, bangsa dan negara, sebagian besar ditentukan oleh guru. Oleh sebab itu, profesi guru perlu dikembangkan secara terus menerus dan proporsional menurut jabatan fungsional guru.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permeneg PAN dan RB) Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, Guru sebagai Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan fungsional tertentu harus memenuhi syarat-syarat dan memenuhi sejumlah angka kredit yang ditentukan untuk kenaikan pangkat dan pengembangan kariernya. Angka kredit tersebut diperoleh dari penilaian terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian unsur utama dan unsur penunjang.

Permeneg PAN dan RB Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya menyatakan bahwa pejabat yang berwenang menetapkan angka kredit jabatan fungsional Guru Pertama, pangkat Penata Muda golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina golongan ruang IV/a di lingkungan Kabupaten adalah Bupati atau Kepala Dinas yang membidangi pendidikan. Dalam menjalankan kewenangannya, pejabat tersebut dibantu oleh Tim Penilai yang berkedudukan tingkat Kabupaten yang terdiri dari unsur teknis dan pejabat fungsional Guru, serta harus lulus pendidikan dan pelatihan calon tim penilai dan mendapat sertifikat dari Menteri Pendidikan Nasional.

Melalui penetapan angka kredit jabatan fungsional guru yang obyektif, transparan, dan akuntabel daharapkan akan dapat mencerminkan korelasi yang signifikan antara kenaikan pangkat/jabatan fungsional guru dengan peningkatan profesionalitasnya. Akan tetapi dalam pelaksanaannya terdapat berbagai masalah pada penilaian dan penetapan angka kredit. Salah satunya, masih terjadi perbedaan pemahaman dan persepsi di antara tim penilai angka kredit terkait tata cara dan prosedur penilaian serta kenaikan pangkat guru. Sehubungan dengan hal tersebut, guna memberikan penyegaran kembali serta melakukan penyamaan persepsi dan pemahaman di antara tim penilai angka kredit jabatan fungsional guru maka Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan Sinkronisasi Penilaian Angka Kredit Guru Tahun 2019.

Kegiatan Sinkronisasi Penilaian Angka Kredit Guru Tahun 2019 adalah pelaksanaan Program Peningkatan Mutu Pendidikan Sekolah Dasar Nomor DPA SKPD : 01.01.01.18.14.5.2 dan Program Peningkatan Mutu Pendidikan SMP Nomor DPA SKPD : 01.01.01.20.12.5.2 

Secara umum, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, melakukan penyegaran terhadap implentasi regulasi penilaian PAK guru pendidikan dasar (dikdas), menciptakan sinergi, dan kerjasama yang baik antara unsur Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Banyuwangi dan penanggunjawab PAK di Tim Penilai dalam melaksanakan penilaian dan penetapan angkakredit Guru Pertama, pangka Penata Muda golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina golongan ruang IV/a.

Sasaran pelaksanaan kegiatan Sinkronisasi Penilaian Angka Kredit Guru Tahun 2019, yaitu 400 orang peserta dari Guru jenjang SD dan 73 orang peserta dari Guru jenjang SMP.

Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Sinkronisasi Penilaian Angka Kredit Guru Tahun 2019, yaitu : 473 orang peserta bisa memahami dan mengerti proses pengajuan usulan Penetapan Angka Kredit untuk dapat di tindaklanjuti usulan kenaikan pangkatnya.

Sinkronisasi Penilaian Angka Kredit Guru Tahun 2019 dilaksanakan di Aula SMK PGRI 2 Giri, Kamis s.d Jum'at tanggal 11 s.d 12 April 2019