SOSIALISASI INOVASI SAMUDRA


Published at 13/01/2021

SOSIALISASI INOVASI SAMUDRA,

Pendidikan yang ada di Negara Republik Indonesia ini sangat beragam, dimana pendidikan yang sering kita kenal yaitu Pendidikan Formal dan Pendidikan Non Formal. Begitu juga dengan usia warga belajar yang beragam. Untuk usia warga belajar diatas usia 21 tahun sampai dengan usia 59 tahun perlu mendapat perhatian khusus untuk memiliki kreativitas diri yang bisa dijadikan keahliannya. Maka teroboasan inovasi yang mampu memfasilitasi warga belajar tersebut perlu terus menjadi perhatian dunia pendidikan. Salah satunya adalah inovasi samudra.

“SAMUDRA” yaitu Satu Murid Satu Produk Nusantara, yang dimana maksud dari inovasi tersebut adalah setiap satu murid/warga belajar dapat menciptakan produk nusantara yang mereka minati sesuai bakatnya. Seperti halnya di pokjar kampoeng batara yang dimana mayoritas warga belajar yang ada disana adalah pengerajin bambu membuat besek dari bambu, setelah diadakan lifeskill atau pelatihan untuk mengembangkan kreatifitas dari para warga belajar tersebut, maka manfaatnya sangat luarbiasa. Warga belajar yang ada di papring yang dulunya hanya bisa membuat besek, sekarang sudah berkembang dan bisa membuat jenis kerajinan yang lain dari bahan bambu, seperti tas dari bambu songkok dari bambu kap lampu dari bambu piring dari bambu dan masih banyak jenis kerajinan yang lainnya berbahan dasar bambu